Sanksi Diberhentikan,Tidak Ada Toleransi ASN-P3K yang Terlibat Narkoba di Toraja Utara

SOROTMAKASSAR -- TORAJA UTARA, Maraknya isu Narkoba di Toraja Utara, Bupati Frederik V Palimbong dengan tegas menyampaikan tidak ada toleransi apapun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN dan P3K) yang ada di lingkup Pemerintah Daerah Toraja Utara yang terbukti hingga terjerat kasus Narkotika.

Penyalahgunaan Narkotika merupakan masalah sangat serius yang mengancam khususnya bagi kelangsungan masa depan generasi muda Toraja Utara.

“Ketika ada yang ditemukan apalagi sebagai pengedar, pengguna atau kurir pun, kita tidak perlu lagi pakai pemeriksaan, terbukti kita berhentikan,” tegas Bupati Toraja Utara Frederik V Palimbong saat ditemui wartawan Minggu, (01/3/2026).

Bupati katakan, dalam waktu dekat pemerintah daerah akan menggandeng Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tana Toraja untuk melakukan Tes Urin bagi seluruh ASN dan P3K yang ada dilingkup Pemda Toraja Utara untuk memastikan jajaran Pemda harus bersih dari Narkoba.

Pemerintah juga akan kerjasama seluruh elemen masyarakat dalam pencegahan dengan menggandeng BNN, LSM, Wartawan dan Organisasi kepemudaan, serta tokoh agama, di kesempatan itu kita bangkitkan semangat melawan Narkoba di Kabupaten Toraja Utara.

“Dalam kerjasama nanti bisa melahirkan rasa tanggung jawab yang juga menggugah kita semua untuk bagaimana memberikan peran untuk ikut secara bersama – sama dalam rangka mereduksi dan mengurangi mulai dari produksi, aktifitas kurir, distributor termasuk pengguna,” papar Bupati Dedy.

Lanjut Bupati, ia mengajak semua pihak untuk menyuarakan bahaya Narkotika bersama ormas kepemudaan secara masif setiap lapisan masyarakat untuk bersatu melawan Narkoba.

“Darisitu kita bisa memberikan kesadaran dan pemahaman yang benar bagi masyarakat bahwa Narkotika itu membahayakan dan merusak masa depan, jangan pernah mendekati apalagi menggunakan. Untuk itu tentu kita membutuhkan peran semua pihak, kalau masyarakat sudah sadar bahayanya, apapun barangnya dia tidak akan mau menggunakannya,” harapnya.

Dalam waktu dekat Pemerintah daerah lewat Kesbangpol bersama Gerakan anti Narkoba (Granat) akan melakukan gerakan sosialisasi Bahaya Narkoba ke Sekolah-sekolah yang ada dilingkup Toraja Utara, tutup Bupati. (man)